Luciatriedyana’s Weblog











{May 25, 2009}   EXTRAMEDIA LEVEL PENGARUH TERHADAP CONTENT MEDIA

EXTRAMEDIA LEVEL

PENGARUH TERHADAP CONTENT MEDIA

Hubungan dengan Jurnalis-Source

Isi dari media (media content) merupakan hasil dari reportase dari jurnalis, dengan melakukan wawancara dari beberapa sumber. Jurnalis mencari dan menentukan berbagai sumber informasi untuk mendapatkan berita tentang suatu event/issue. Jurnalis biasanya menyeragamkan keinginan dan karakter audiencenya. Seolah-olah semua audiencenya tertarik dengan informasi yang akan dia tulis. Jurnalis membuat issue yang ia tulis seolah-olah memang issue penting. Contohnya, berita-berita yang ditayangkan oleh jurnalis-jurnalis gossip atau infotaiment, seolah-olah semua masyarakat ’gila’ artis dan merasa berita seputar artis itu penting. Apakah semua orang peduli kalau Julia Perez bermasalah dengan suaminya seperti yang diberitakan berbagai infotaiment saat ini??? Namun, berkaitan dengan suber informasi, sumber yang berbeda dapat menghasilkan berita yang berbeda pula. Contohnya, dulu ketika terjadi kasus pesawat ”ADAM AIR” yang menghilang, Stasiun TV yang mewawancarai PR ’ADAM AIR’ menampilakan berita yang berupa sebab terjadinya peristiwa dan kondisi ADAM AIR pasca peristiwa, apa yang dilakukan ADAM AIR, kompensasi dari ADAM AIR,dll. Sementara Majalah Cosmo girl, yang terbit sekitar sebulan setelah peristiwa tersebut mencoba mewawancarai teman dari korban pesawat yang ikut menghilang, sehingga isi beritanya pun seputar kisah kehidupan yang pernah terjadi antara si sumber dengan si korban.

Interest Groups

Interest groups ini adalah kelompok-kelompok kepentingan dalam masyarakat yang berusaha untuk mengkomunikasikan pandangan atau kepentingan mereka atas satu atau lebih issue kepada masyarakat, serta berusaha mempengaruhi legislative untuk membentuk atau merubah opini dan perilaku masyarakat. Contohnya, ICW (Indonesia Corruption Watch) yang berulang kali, melalui media, berkampanye seputar antikorupsi dan mengajukan beberapa tuntutan terhadap kasus korupsi bahkan ikut mengajukan hukuman bagi para koruptor. Kemudian, masih ingatkah kasus FPI dan kelompok kepentingan lainnya yang terlibat, berusaha mempenagruhi kebijakan media (khususnya TV) dalam menayangkan program yang didalamnya ada peran banci.

Public Relations

Di sini PR merupakan ’alat’ perhatian public. Biasanya interest groups punya dan menggunakan PR dalam berkomunikasi dengan media. Ketika terjadi issue atau event tertentu berkenaan dengan interest groups atau perusahaan-campaign, yang dituju oleh journalist-jurnalist media pertama kali biasanya adalah PR perusahaan tersebut. Contohnya dalam kasus ADAM AIR sebelumnya, biasanya jurnalist mendapat berita dari PR prusahaan ADAM AIR. Karena PR lah yang berkewajiban menyelesaikan masalah berkenaan dengan citra perusahan berkaitan dengan issue yang sedang terjadi. PR erat sekali hubungannya dengan media. PR menggunakan media untuk megangkat citra perusahaannya terkait dengan issue atau event yang sedang berlangsung.

Advertisers and Audiences

Untuk kebanyakan komersial media, audiences sangat penting karena perhatian mereka dapat menarik para pengiklan yang dapat memberikan mereka (media) keuntungan atau provid. Setiap media punya marketplace-nya masing-masing. Mereka punya target audiences sendiri. Misalnya majalah Kawanku, target audiencesnya adalah remaja wanita. Sehingga iklan yang sering diterima contohnya iklan pembersih muka, hand-body-lotion, pembalut, aksesories perhiasaan, baju-baju dan lain sebagainya yang dibutuhkan oleh remaja wanita dan diharapkan iklan tersebut laku dan tepat sasaran. Nah, berhubung para pengiklan atau agency periklanan itu mempunyai marketplace dan dalam memilih media tempat beriklan disesuaikan dengan marketplace dari audiences itu sendiri. Sehingga media harus punya dan konsisten terhadap marketplace dan target audiencesnya. Marketplace media mempengaruhi isi-content, karena isinya tentu harus disesuaikan dengan target audiences dalam marketplace media tersebut. Cotohnya dalam majalah kawanku tadi, isi dari liputan di media berkisar masalah remaja wanita termasuk cerpen-cerpennya.

Goverment Controls

Pengaruh extramedia yang lainnya adalah dari pemerintah. Semua pemerintah negara mengontorl media massa yang beredar, misalnya dengan beberapa kebijakan. Ada yang pengaruh atau kontro dari pemerintah terlalu kuat dan ada yang pemerintahnya hanya memberlakukan sedikit tekanan terhadap media yang beredar. Di Indonesia sendiri, saat ini, pemerintah mengontrol media yang beredar dengan berbagai kebijakan diantaranya mengeluarkan UU yang mengatur penyiaran media dan kode etik jurnalisme dalam media. Kebijakan yang baru-baru ini disahkan adalah UU pornografi, yang oleh pemerintah, sebagai ketentuan yang membatasi dampak negative media khusunya terhadap anak-anak. Selain itu, media sering kali dimanfaatkan oleh partai politik untuk berkampanye. Dalam iklan kampanye partai gerindra yang ditayangkan di berbagai stasiun TV, ada target audiences atau orang-orang yang diharapkan mendukung partainya, yaitu kelompok tani, kelompok buruh, dan rakyat kecil.

Technology

Era modernisasi menutut media ikut mengadopsi teknologi dalam memenangkan persaingan. Revolusi teknologi memaksa media untuk ikut melakukan revolusi media massa. Surat kabar dan majalah bekembang dengan design grafis. Layout, komposisi warna, cover, jenis kertas, dll mulai dipertimbangkan untuk menarik minat audiences. Apalagi dengan adanya teknologi, media cetak dalam distribusi atau penyebarannya juga lebih mudah, efisien, cepat, dan praktis. Pengiriman isi media dari jarak jauh tidak lagi brmasalah lewat fax, e-mail, dll. Berkembangnya gobal village lewat internet membuat sejumlah media membuka situs online demi mempertahankan kelangsungan hidupnya-usahanya. Contohnya, kompas.com, thejakartapost.com, dll. Isi media tidak lagi hanya berupa informasi murni, namun, dalam menampilakan informasi itu ada tekhnologi yang diterapkan agar membuat audiences tertarik dan mau membacanya, misalnya dengan animasi grafis, disain sampul yang menarik, kertas colorfull,



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: